Beranda Rejang Lebong Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Desa Gotong Royong Perbaiki Lantai Jembatan Air Temam Rejang Lebong
Rejang Lebong

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Desa Gotong Royong Perbaiki Lantai Jembatan Air Temam Rejang Lebong

Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum kembali ditunjukkan masyarakat di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) dan Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI).

Warga dari Desa Tanjung Sanai II, Desa Air Kati, dan Desa Suka Karya bergotong royong memperbaiki lantai Jembatan Air Temam yang rusak, Minggu (14/12/2025).

Jembatan Air Temam merupakan akses vital yang menghubungkan tiga desa tersebut. Namun, kondisi lantai jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Hingga kini, jembatan tersebut belum juga mendapatkan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, khususnya Dinas PUPR.

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai unsur, mulai dari perangkat desa, pemuda, hingga tokoh masyarakat, bahu-membahu melakukan perbaikan. Upaya ini dilakukan agar jembatan tetap dapat dilalui dengan aman, baik oleh kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki.

Fokus utama gotong royong kali ini adalah penggantian papan lantai jembatan yang sudah lapuk dan rusak. Warga secara swadaya menyediakan material berupa papan dan kayu, serta peralatan kerja demi memperkuat lantai jembatan agar lebih aman digunakan.

Kepala Desa Tanjung Sanai II, Guntur Alam, SH, mengapresiasi tingginya antusiasme dan kekompakan warga dari tiga desa tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat dalam menjaga fasilitas umum yang merupakan jalan milik kabupaten.

“Gotong royong adalah budaya yang harus terus kita jaga. Perbaikan jembatan ini sangat penting karena akses ini digunakan setiap hari, baik untuk ke sekolah, bekerja, maupun mengangkut hasil pertanian,” ujar Guntur Alam.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi Jembatan Air Temam. Pasalnya, perbaikan yang dilakukan masyarakat selama ini bersifat sementara.

“Hampir setiap tiga bulan sekali, lantai jembatan ini kami perbaiki dengan cara gotong royong. Sifatnya hanya sementara. Kami sangat berharap ada perbaikan permanen agar jembatan ini benar-benar aman dan kuat untuk jangka panjang,” ungkapnya. (Mawid)

Sebelumnya

Peringati Hari Juang TNI AD 2025, Brigif TP 88/KBK Gelar Gotong Royong Bersama Warga Desa Tanjung Sanai I

Selanjutnya

Anggota MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Musi Rawas Utara

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku