Beranda Rejang Lebong Warga Belumai II Gelar Sedekah Bumi Sambut 1 Muharram, Tradisi Syukur Turun-Temurun Terus Dilestarikan
Rejang Lebong

Warga Belumai II Gelar Sedekah Bumi Sambut 1 Muharram, Tradisi Syukur Turun-Temurun Terus Dilestarikan

Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi yang digelar Pemerintah Desa Belumai II, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan hasil bumi sekaligus menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram.

Acara yang dipusatkan di Balai Desa Belumai II tersebut dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) PUT Rukia, perwakilan Koramil PUT, Pendamping Desa, pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Desa Belumai II.

Kepala Desa Belumai II, Kasmiyati, mengatakan Sedekah Bumi merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan hasil panen yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Sedekah bumi ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Dengan bersyukur, semoga rezeki masyarakat semakin bertambah dan kegiatan ini juga mengajarkan kita untuk saling berbagi,” ujar Kasmiyati.

Ia menjelaskan, tradisi tersebut telah dilaksanakan secara turun-temurun sejak tahun 1982 dan selalu digelar setiap memasuki 1 Muharram atau yang dikenal masyarakat sebagai 1 Suro. Menurutnya, tahun ini pelaksanaan sempat tertunda dari jadwal semula karena keterbatasan persiapan.

“Alhamdulillah hari ini akhirnya dapat kita laksanakan bersama. Walaupun sedikit terlambat, rasa syukur masyarakat tidak berkurang. Semoga seluruh warga selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, dijauhkan dari marabahaya, serta hasil bumi semakin melimpah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BMA Desa Belumai II, Paiji, saat memimpin ikrar adat menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil pertanian dan perkebunan di desa, seperti kelapa sawit, padi, kopi, karet, dan berbagai hasil bumi lainnya.

“Tradisi ini adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman,” singkatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekcam PUT, Rukia, mengapresiasi Pemerintah Desa dan masyarakat Belumai II yang terus mempertahankan tradisi Sedekah Bumi hingga saat ini.

“Terima kasih atas undangannya. Tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan budaya yang sangat baik. Sejauh yang saya ketahui, Desa Belumai II menjadi salah satu desa yang masih rutin melestarikan tradisi ini setiap tahun,” ungkap Rukia.

Ia juga mengajak Pemerintah Desa, pengurus BMA, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga serta melestarikan budaya yang diwariskan para leluhur sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan keberkahan yang diberikan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Imam Masjid Muslimin, Mawid, sebagai harapan agar masyarakat Desa Belumai II senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta hasil bumi yang semakin melimpah. (Mawid)

Sebelumnya

PLT Bupati Rejang Lebong Lantik Dua Kepala Desa PAW di Kecamatan Padang Ulak Tanding

Selanjutnya

Syukuran HUT Bhayangkara ke-80, Sembilan Personel Polsek PUT Naik Pangkat

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku