Beranda Rejang Lebong Truk Bermuatan 21 Ton Kopi Terjun ke Sungai di Jembatan Gardu Kepala Curup, Sopir Selamat
Rejang Lebong

Truk Bermuatan 21 Ton Kopi Terjun ke Sungai di Jembatan Gardu Kepala Curup, Sopir Selamat

Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan Jembatan Gardu, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (12/6/2026). Sebuah truk HINO Lohan bermuatan sekitar 21 ton kopi terjun ke sungai setelah diduga mengalami rem blong.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, menjelaskan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh Sopian (56), warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur.

Menurut Hasan Basri, truk bermuatan kopi tersebut sedang dalam perjalanan dari Curup menuju Jakarta. Saat melintas di perbatasan Desa Simpang Kelingi, Kecamatan Sindang Kelingi, dan Desa Kepala Curup, tepatnya di kawasan Jembatan Gardu, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan.

“Korban bertujuan dari Curup menuju Jakarta dengan mengendarai unit HINO Lohan bermuatan kopi sekitar 21 ton. Kendaraan mengalami rem blong di perbatasan Desa Sindang Kelingi dan Desa Kepala Curup, kemudian kendaraan tidak terkendali dan terjun ke sungai di Desa Kepala Curup,” ujar AKP M. Hasan Basri.

Akibat rem yang tidak berfungsi, truk kehilangan kendali hingga akhirnya terjun ke sungai yang berada di wilayah Desa Kepala Curup. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat insiden tersebut.

Meski mengalami kecelakaan yang cukup serius, sopir truk berhasil menyelamatkan diri. Sopian hanya mengalami luka ringan dan saat ini berada di rumah warga setempat untuk mendapatkan perawatan sementara.

“Korban atas nama Sopian (56), sopir truk, selamat dengan kondisi luka ringan. Saat ini korban berada di rumah warga,” tambahnya.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan tunggal tersebut disebabkan oleh rem kendaraan yang blong sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju truk saat melintasi jalur tersebut.

Petugas kepolisian telah melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian. Sementara itu, proses evakuasi kendaraan masih menunggu kesiapan alat berat mengingat posisi truk berada di dasar sungai. (Mawid)

Sebelumnya

PLT Bupati Rejang Lebong Dipastikan Hadir dan Buka Musyawarah Besar Masyarakat Adat Lembak

Selanjutnya

Musyawarah Besar Adat Lembak Resmi Dibuka Plt Bupati Rejang Lebong, Dihadiri Sejumlah Tokoh Masyarakat

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku