Saluran Irigasi Lumpuh, Kades Tanjung Agung SBU Desak Normalisasi Segera Dilakukan
Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Upaya perbaikan jaringan irigasi di Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), Kabupaten Rejang Lebong, terus bergulir. Setelah sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) SBU melayangkan surat ke Dinas PUPRRPKP, kini giliran Kepala Desa Tanjung Agung, M. Bakri, yang mengambil langkah serupa dengan menyurati langsung PLT Bupati Rejang Lebong.
Surat tersebut dikirim pada Jumat (17/4/2026), berisi permohonan agar pemerintah daerah segera melakukan normalisasi terhadap saluran irigasi perimeter yang berada di wilayah Desa Karang Pinang.
Kepala Desa Tanjung Agung, M. Bakri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah mengirimkan surat permohonan sejak 28 Maret 2026 kepada PLT Bupati Rejang Lebong, Dr. Hendri Praja, terkait kondisi irigasi yang semakin memprihatinkan.
Dalam isi surat itu dijelaskan, saluran siring tersier yang mengalir ke Desa Tanjung Agung saat ini mengalami penyumbatan parah. Kondisi tersebut dipicu oleh luapan Sungai Beliti saat musim penghujan, sehingga menghambat aliran air ke sejumlah wilayah persawahan.
“Akibatnya, irigasi yang mengaliri Desa Tanjung Agung, Desa Jabi, Desa Pangkabang, dan Desa Tanjung Heran tidak berfungsi optimal. Hal ini menyebabkan lahan persawahan mengalami kekeringan dan mengganggu aktivitas petani,” ungkapnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak desa berharap adanya bantuan alat berat, khususnya excavator mini, guna melakukan pengerukan pada saluran air yang tersumbat. Lokasi yang menjadi titik prioritas penanganan berada di pintu air Sungai Beliti, Desa Karang Pinang.
M. Bakri juga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera merespons permohonan tersebut, agar aktivitas pertanian masyarakat kembali berjalan normal.
“Kami berharap kepada PLT Bupati Rejang Lebong melalui dinas terkait dapat membantu warga, sehingga proses tanam padi bisa kembali berjalan sebagaimana mestinya,” tutupnya. (Mawid)


















