Puskesmas PUT Tawarkan Program Pustu ILP untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa Air Kati
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Pascamunculnya pemberitaan mengenai belum tersedianya petugas kesehatan yang bertugas di Desa Air Kati, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT BLUD Puskesmas PUT bersama jajaran melakukan kunjungan dan berdiskusi dengan Pemerintah Desa Air Kati, Kamis (9/7/2026).
Kedatangan Plt Kepala Puskesmas PUT, Ns. Leni Marlina, S.Kep, beserta staf disambut langsung oleh Kepala Desa Air Kati, Sapton Kalvin, dan Ketua BPD Hasan Basri di kediaman kepala desa.
Dalam pertemuan tersebut, Leni menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan sebagai tindak lanjut untuk mencari solusi atas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Air Kati.
“Saya terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena baru ditugaskan sebagai Plt Kepala Puskesmas PUT. Kehadiran kami hari ini ingin berdiskusi dan mencari solusi terbaik terkait pelayanan kesehatan di Desa Air Kati,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, pihak Puskesmas PUT menawarkan pelaksanaan Pustu Integrasi Layanan Primer (ILP), yaitu pendekatan pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan primer bagi masyarakat.
Menurut Leni, apabila program tersebut disepakati, Puskesmas PUT akan menugaskan dua orang tenaga kesehatan, yakni seorang perawat dan seorang bidan, yang akan dibantu kader kesehatan desa.
“Petugas akan memberikan pelayanan di Desa Air Kati selama dua hari dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa dan Kamis. Untuk tenaga kesehatan, obat-obatan, tempat tidur pasien, serta perlengkapan medis akan disiapkan oleh Puskesmas. Sementara pemerintah desa diharapkan dapat mendukung penyediaan gedung, meja, kursi, laptop, dan perlengkapan administrasi lainnya,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa sesuai regulasi terbaru, penempatan bidan desa secara permanen sudah tidak lagi diberlakukan. Proses persalinan kini harus dilakukan di fasilitas kesehatan dengan dukungan tenaga medis sesuai standar pelayanan.
Leni berharap Desa Air Kati dapat menjadi desa pertama di Kabupaten Rejang Lebong yang siap menjalankan Program Pustu ILP.
“Mudah-mudahan hasil diskusi hari ini membawa manfaat bagi masyarakat. Kami berharap Desa Air Kati menjadi desa pertama di Rejang Lebong yang siap melaksanakan Program Pustu ILP,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Air Kati, Sapton Kalvin, menyampaikan apresiasi kepada pihak Puskesmas PUT yang telah merespons aspirasi masyarakat dengan datang langsung ke desa.
“Ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah desa dengan Puskesmas PUT dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Kami siap mendukung agar program ini dapat berjalan,” katanya.
Sapton juga menyebutkan bahwa pemerintah desa telah menyiapkan dua bangunan yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pelayanan kesehatan, yakni Gedung PNPM dan Polindes.
“Tinggal dipilih mana yang paling layak digunakan. Selain itu, kader kesehatan desa juga siap membantu petugas Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua BPD Desa Air Kati, Hasan Basri, menegaskan bahwa pemberitaan sebelumnya bukan bertujuan menyudutkan pihak mana pun, melainkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat.
“Kami sering menerima keluhan warga karena tidak adanya petugas kesehatan di desa. Sebagai anggota BPD tentu kami berkewajiban menyampaikan aspirasi tersebut. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar persoalan seperti ini tidak terulang kembali dan pelayanan kesehatan masyarakat semakin baik,” pungkas Hasan. (Mawid)


















