Beranda Rejang Lebong Pemdes Merantau Gelar Musdes, Tetapkan Arah Pembangunan Tahun 2026
Rejang Lebong

Pemdes Merantau Gelar Musdes, Tetapkan Arah Pembangunan Tahun 2026

Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Dalam rangka menetapkan arah pembangunan tahun 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Merantau, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) di kantor desa setempat, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi desa dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026, yang mencakup program prioritas yang akan dibiayai melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Musdes ini dihadiri oleh Kepala Desa Merantau Herman (IL), Camat SBI Perawati, Ketua BPD Merantau, perwakilan Koramil dan Polsek Kota Padang, Pendamping Desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Merantau Herman (IL) menegaskan bahwa Musdes merupakan wadah penting bagi masyarakat untuk turut serta menentukan arah pembangunan di desanya.

“Kami dari Pemdes membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan, baik fisik maupun nonfisik. Semua aspirasi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPDes tahun 2026,” ujar Herman.

Musyawarah berlangsung dengan dinamis dan penuh antusiasme. Beragam usulan mencuat dari warga, di antaranya pelatihan bagi perangkat desa, pengerasan badan jalan yang telah dibuka tahun 2025, pembangunan satu unit jembatan di Sungai Air Napal, pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 8 kilometer, hingga penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan lanjutan program BLT Dana Desa.

Sementara itu, Camat SBI Perawati yang turut hadir menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Pemdes Merantau dalam menyelenggarakan Musdes lebih awal dibandingkan desa lain di wilayahnya.

“Desa Merantau menjadi desa pertama di Kecamatan SBI yang melaksanakan Musdes tahun ini. Ini menunjukkan semangat dan komitmen tinggi pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan secara partisipatif dan transparan,” ungkap Perawati.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan desa.

“Musdes ini adalah pondasi dari perencanaan pembangunan. Ketika masyarakat ikut berperan, hasilnya akan lebih tepat sasaran dan dirasakan bersama,” pungkasnya. (Mawid)

Sebelumnya

Pemdes Merantau Salurkan BLT DD Tahap III dan Gelar Musdus KMP

Selanjutnya

Hanya Butuh 2x24 Jam, Polsek PUT Ringkus Pelaku Curas Sadis di Air Nau SBU

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku