Pemdes Lawang Agung Gelar Musdesus Bahas Koperasi Merah Putih Desa
Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Dalam upaya mendukung program pemerintah pusat, Pemerintah Desa (Pemdes) Lawang Agung, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) terkait Koperasi Merah Putih (KMP), Minggu (9/11/2025).
Musyawarah yang digelar di kediaman Kepala Desa Lawang Agung, Andi Bing Selamet, ini dihadiri oleh Plt. Camat SBU Jenral, pihak Polsek PUT, Ketua BPD, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), pengurus KMP, serta masyarakat Desa Lawang Agung.
Kepala Desa Lawang Agung, Andi Bing Selamet, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musdesus ini merupakan tindak lanjut dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia.
“KMP ini merupakan program pemerintah pusat. Setiap desa wajib memiliki dan mengembangkan KMP sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa. Kami dari Pemdes hanya berperan dalam pengawasan, sementara pelaksanaan penuh dikelola oleh pihak pengurus KMP,” ujarnya.

Ia juga mendorong pengurus KMP untuk lebih aktif mengembangkan potensi usaha di dalam desa.
“Manfaatkan sumber daya alam yang ada di Desa Lawang Agung. Kalau KMP ini berhasil dan maju, yang akan merasakan hasilnya adalah masyarakat kita sendiri,” tambahnya.
Terkait kebutuhan gedung KMP, Kades mengakui hal itu masih menjadi pekerjaan rumah bersama, mengingat desa belum memiliki lahan milik pemerintah yang bisa dijadikan lokasi pembangunan.
Sementara itu, Plt. Camat SBU Jenral menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Musdesus ini.
“Kami hadir untuk memastikan proses Musdesus berjalan sesuai ketentuan. Kami berharap pengurus KMP dapat menjalankan tugas dengan baik, mengikuti aturan dan teknis yang berlaku, serta memanfaatkan potensi lokal untuk kesejahteraan warga,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pendamping Desa Kecamatan SBU, Pauzi, SH, juga mengingatkan agar pengurus KMP tetap berkoordinasi dengan pendamping di lapangan.
“Kami harap pengurus KMP terus berkoordinasi dengan pendamping, terutama terkait keanggotaan dan administrasi koperasi. Termasuk membahas kebutuhan gedung KMP ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KMP Lawang Agung, Gobinda (Bin), menyampaikan bahwa untuk tahun 2025 pihaknya belum siap menjalankan program KMP secara penuh.
“Kami akan berupaya menyiapkan segala sesuatunya agar KMP bisa berjalan maksimal pada tahun 2026 mendatang,” tutupnya. (Mawid)


















