Pembangunan JUT dan Plat Dekker Desa Belumai 1 Ditandai Titik Nol, Kegiatan Fisik DD 2026 Segera Dimulai
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Pemerintah Desa (Pemdes) Belumai 1, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (15/7/2026), melaksanakan kegiatan titik nol sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pembangunan fisik tahap pertama yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Belumai 1 Hengki Adi Saputra, Camat Padang Ulak Tanding Redo Krisyanto beserta staf, perwakilan Koramil 409-03 PUT, Pendamping Desa (PD), perangkat desa, serta masyarakat Desa Belumai 1.
Kepala Desa Belumai 1, Hengki Adi Saputra, mengatakan bahwa pelaksanaan titik nol menjadi penanda dimulainya seluruh pekerjaan fisik tahap pertama yang telah direncanakan pemerintah desa.

“Benar, hari ini kami melaksanakan titik nol sebagai tanda dimulainya kegiatan pembangunan fisik yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026,” ujar Hengki.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama ini Pemdes Belumai 1 akan membangun tiga unit plat dekker beserta siring sepanjang 5 meter, serta melakukan pengerasan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 377 meter dengan lebar 3 meter yang berlokasi di Dusun I Desa Belumai 1.
Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya bagi para petani dalam mengangkut hasil pertanian.
Dalam kesempatan itu, Hengki juga menyampaikan apresiasi kepada Camat PUT beserta jajaran, Koramil, pendamping desa, dan seluruh pihak yang telah hadir untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan titik nol pembangunan.
“Terima kasih kepada tim dari Kecamatan PUT, pendamping desa, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan di Desa Belumai 1,” ucapnya.
Sementara itu, Camat Padang Ulak Tanding, Redo Krisyanto, mengatakan bahwa kehadirannya bersama tim merupakan bentuk pengawasan agar seluruh pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
“Kami hadir untuk melihat langsung pelaksanaan titik nol pembangunan. Harapannya seluruh pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan,” katanya.
Redo juga mengingatkan agar pelaksana kegiatan segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemui kendala di lapangan, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
“Jika ada kendala di lapangan, segera komunikasikan dengan pihak terkait agar dapat segera dicarikan solusi,” tutupnya. (Mawid)


















