Koramil 409-03/PUT dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Merah Putih Penghubung Dua Desa
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran Koramil 409-03 Padang Ulak Tanding (PUT) bersama masyarakat dalam kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI di Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.20 WIB tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran dengan Desa Air Nau, Kecamatan Sindang Beliti Ulu.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 409-03/PUT Lettu Inf. M. Haironi, Camat Sindang Dataran Hendi Hendarto, Kepala Desa Air Rusa Wiyono, Sekretaris Desa Air Nau Junadi, para Babinsa Koramil 409-03/PUT, serta masyarakat dari Desa Air Rusa dan Desa Air Nau.
Danrem 041/Garuda Emas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., melalui Danramil 409-03/PUT Lettu Inf. M. Haironi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini membutuhkan pengawasan yang baik dan dukungan penuh dari masyarakat agar hasilnya berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Pengawasan yang ketat dan semangat gotong royong sangat diperlukan agar pembangunan infrastruktur ini berjalan optimal serta menghasilkan jembatan yang kokoh dan berkualitas tinggi,” ujar Haironi.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI merupakan bagian dari program strategis yang mendapat perhatian dan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan membuka akses wilayah, mempercepat pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke daerah-daerah terpencil.
Melalui program yang dilaksanakan bersama TNI Angkatan Darat ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin kuat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan berbagai pelayanan publik lainnya.
Haironi menambahkan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AD melalui Kodim 0409/Rejang Lebong dalam membuka akses desa-desa yang selama ini sulit dijangkau.
“Jembatan ini akan mempercepat mobilitas masyarakat, baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat. Selain menghubungkan dua desa, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya,” pungkasnya.
Pembangunan Jembatan Merah Putih tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga berharap keberadaan jembatan baru itu dapat memperlancar aktivitas sehari-hari, memperpendek waktu tempuh, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi kedua desa yang selama ini bergantung pada akses transportasi yang terbatas. (Mawid)


















