Musrenbang Kecamatan Kota Padang, Warga Prioritaskan Usulan Jalan dan Jembatan
Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Pemerintah Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kecamatan (Musrenbang-Cam), Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Camat Kota Padang.
Musrenbang-Cam dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kota Padang Rizami, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rejang Lebong, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang diwakili Kepala Bidang Bina Marga Roni Saputra, ST, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), unsur Koramil dan Polsek Kota Padang, Kepala Puskesmas Kota Padang, Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Rejang Lebong, Pendamping Lokal Desa (PLD), para kepala desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Kota Padang.
Plt Camat Kota Padang Rizami mengatakan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan perencanaan pembangunan yang selanjutnya akan ditindaklanjuti ke tingkat Kabupaten Rejang Lebong melalui Musrenbang kabupaten.

Ia menjelaskan, Kecamatan Kota Padang memiliki 7 desa dan 3 kelurahan. Dalam forum tersebut, para kepala desa dan lurah diminta menyampaikan seluruh usulan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik.
“Jangan malu-malu untuk menyampaikan usulan, karena ini masih sebatas usulan,” ujar Rizami.
Perwakilan Bappeda Kabupaten Rejang Lebong, Syamsul Ma’arief, ST, MT, menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan sehingga pihaknya dapat hadir dalam Musrenbang-Cam Kecamatan Kota Padang.
“Musrenbang ini dapat menghasilkan kesimpulan terkait prioritas pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.
Namun demikian, Syamsul juga mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang tidak baik, sehingga masyarakat diharapkan tetap aktif menyampaikan usulan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong, Roni Saputra, ST, mengatakan pihaknya secara konsisten menghadiri Musrenbang di tingkat kecamatan guna menyerap dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Menurut Roni, selain menerima usulan dari desa dan kecamatan, Dinas PUPR juga setiap tahun mengajukan usulan pembangunan ke berbagai bidang di tingkat pusat.
“Salah satu usulan yang telah terealisasi yakni pembangunan jalan hotmix di Kecamatan Kota Padang pada 2023 yang bersumber dari Dana Hasil Buah Sawit (HBS),” ungkapnya.
Dalam Musrenbang tersebut, masyarakat menyampaikan beragam usulan pembangunan. Di antaranya rehabilitasi pagar Kantor Camat Kota Padang, pembangunan drainase dari Bedeng SS, pembangunan jalan hotmix di lingkungan Kelurahan Dusun Baru, pembangunan jalan rabat beton, pembangunan pagar kantor lurah, pembangunan drainase, serta rehabilitasi balai pertemuan.
Sementara itu, Desa Sukarami mengusulkan peningkatan jalan hotmix lingkungan, Desa Tanjung Gelang mengusulkan pembangunan jalan hotmix, Desa Lubuk Mumpo mengusulkan rehabilitasi jembatan penghubung Trans Lubuk Mumpo, Desa Tabah Anyar mengusulkan perehapan Jembatan Sungai Beliti serta pembangunan posyandu, Desa Kota Padang Baru mengusulkan pembangunan jalan penghubung ke Musi Rawas, Desa Durian Mas mengusulkan pembangunan saluran irigasi persawahan, serta usulan pembangunan SD Negeri 29 di Desa Tabah Anyar.
(Mawid)























