Beranda Rejang Lebong Hubungan Gelap Berulang, Oknum Kepsek SD di Rejang Lebong Disebut Miliki Dua Anak dari Guru Honorer
Rejang Lebong

Hubungan Gelap Berulang, Oknum Kepsek SD di Rejang Lebong Disebut Miliki Dua Anak dari Guru Honorer

Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Seorang oknum Kepala Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rejang Lebong berinisial H diduga terlibat hubungan pribadi dengan seorang tenaga honorer berinisial W.

Dugaan tersebut disampaikan W kepada media Radar-Lembak.com, Jumat (2/10/2026). Menurut pengakuannya, hubungan tersebut berawal ketika dirinya berstatus sebagai guru honorer di sekolah yang dipimpin H.

W mengaku, hubungan badan pertama kali terjadi di lingkungan sekolah setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Saat itu, menurut W, H berjanji akan bertanggung jawab atas hubungan yang terjadi.

“Pertama kali kami melakukan itu di rumah sekolah setelah pulang sekolah. Saya dijanjikan bahwa ia akan bertanggung jawab akan menikahi saya,” ungkap W.

W mengatakan, setelah kejadian tersebut hubungan keduanya terus berlanjut. Ia mengaku hubungan badan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga pernah dilakukan di salah satu salon di Kota Lubuk Linggau.

“H pernah mengajak saya ke salon di Lubuk Linggau untuk melakukan hubungan badan. Kalau di rumah sekolah sudah sering melakukannya,” tutur W.

Dari hubungan tersebut, W mengaku telah memiliki dua orang anak laki-laki. Anak pertama disebutnya kini berusia sekitar satu tahun, sedangkan anak kedua baru berusia sekitar satu bulan.

Namun, W mengaku setelah persoalan tersebut mencuat, H justru dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab sebagaimana yang sebelumnya dijanjikan.

Bahkan, saat anak keduanya lahir, W mengaku harus menjalani proses persalinan tanpa didampingi H. Menurutnya, hingga saat ini H juga sulit dihubungi.

“Saat anak kedua kami lahir, H tidak ada. Saya berjuang sendiri,” ucap W.

W juga mengaku pernah meminta H agar segera menikahinya. Namun, menurut W, H selalu memberikan alasan untuk menunda pernikahan tersebut.

“Saya pernah meminta kepada H agar segera menikahi saya, tetapi H banyak alasan. Salah satunya meminta menunggu sampai H diangkat menjadi kepala sekolah,” kata W.

Atas kondisi tersebut, W berharap H dapat memenuhi tanggung jawab yang sebelumnya pernah dijanjikan, terutama terhadap kedua anak mereka.

W juga menyatakan akan menempuh jalur resmi apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan penyelesaian.

“Kalau H tidak mau bertanggung jawab, saya akan melaporkan persoalan ini ke Inspektorat, Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, serta Polres Rejang Lebong,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Radar-Lembak.com masih berupaya meminta konfirmasi dan hak jawab dari H terkait seluruh keterangan yang disampaikan W. (Mawid)

Sebelumnya

Budi Wanjoyo: Kerja Sama PT Sawit Bukan Ambil Lahan, Jangan Terpengaruh Isu

Selanjutnya

Brigif TP 88/KBK Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Bedeng SS

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku