Dibangun dengan Biaya Ratusan Juta, Gedung SMPN 18 Rejang Lebong kembali Rusak
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 18 Rajang Lebong yang berada di Desa Pangambang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) yang dibangun ditahun 2024 kini sudah mengalami kerusakan.
Bangunan yang belum genap satu tahun ini, nampaknya sudah tidak elok lagi dipandang. Selain kerusakan pada bagian atas, didalam ruangan belajar pun juga ikut rusak.
Pantauan wartawan Radarlembak.com dilapangan, Jumat (29/8/2024), kerusakan tersebut berupa, pelapon ruang belajar yang sudah tidak sesuai lagi dengan bentuk bangunan, kebocoran atap, kusen pintu yang mengelupas, kaca pecah, dan kerusakan lainnya yang berada diruangan belajar kelas 8B, 7A dan 7B.

Dari data yang didapatkan, proyek pembangunan SMPN 18 Rejang Lebong ini dikerjakan oleh CV. Asakha Mega Perkasa dengan nilai kontrak Rp. 341.000.000, yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.

Selain itu, siswa di sekolah SMP 18 Rejang Lebong diminta supaya berhati-hati dan waspada saat mengikuti proses belajar. Karena, kerusakan bangunan dapat memicu hal-hal bisa mengakibatkan keselamatan siswa.
Tak hanya itu saja, masyarakat juga mempertanyakan kualitas bangunan yang dibangun oleh CV. Asakha Mega Perkasa ini. Bagai mana tidak, proyek yang dibangun dengan anggaran ratusan juta itu sudah mengalami kerusakan.
Sementara itu, Zulkarnain Effendi, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong menyampaikan, bahwa pihaknya akan turun kelokasi untuk mengetahui kerusakan sekolah.
“Oke, nanti akan kami cek kelapangan, terimakasih informasinya,” ujar Zulkarnain. (Mawid)


















