Pemdes Lubuk Belimbing II Gelar Musdesus Pembentukan KDMP di Sertai Penyaluran BLT DD dan Titik Nol
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Belimbing II, Kecamatan Sidang Beli Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembetukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Senin (26/5/2025).
Acara Musdesus ini dilaksanakan di kediaman Kepala Desa yang di hadiri camat SBI, Debi Jonso, Tenaga Ahli (TA) Kabupaten Rejang Lebong, Pendamping Lokak Desa (PLD), Kapolsek Koramil Kecamatan Kota Padang dan masyarakat.
Kepala Desa Lubuk Belimbing II, Midarmini, menyampaikan bahwa Pemdes telah melaksanakan Musdesus pembentukan KDMP, bersama BPD dan masyarakat.
“Alhamdulillah pengurus KDMP sudah di bentuk, ini berkat dukungan seluruh Elemen masyarakat Lubuk Belimbing,” ujar Kades.

Lebih lanjut Midarmini, menyampaikan bahwa KDMP diharapkan dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.
Tak hanya itu Pemdes juga berkomitmen untuk mendukung penuh operasional KMP. Dukungan ini akan diwujudkan baik itu pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi akses permodalan.
“Dengan kerjasama dan partisipasi aktif seluruh warga, diharapkan KDMP dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa,” ucap kades.

Setelah pelaksanaan Musdesus Pemdes Lubuk Belimbing II, melakukan Penyaluran Batuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama selama 3 bulan dari Januari hingga Maret.
Pada kegiatan ini, Pemdes menyalurkan kepada 26 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan sebesar Rp. 900.000. Tak hanya itu Pemdes juga melangsungkan titik nol pembagunan tahap pertama beruapa pengerasan badan jalan sepanjang 2,140 km dengan lebar 3 meter, pembangunan drainase sepanjang 174 meter dan penyerahan bibit sawit melalui program ketahanan pangan.
Di tempat yang sama, Camat SBI, Debi Joson, menyampaikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah putih merupakan inisiatif nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ini dibentuk sebagai strategi pembangunan ekonomi berbasis desa. Program ini pun bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang berlandaskan gotong royong.
“KDMP bertujuan membangun ekonomi desa agar bisa memutuskan rantai kemiskinan di desa serta memutuskan mata rantai rentenir dan tengkulak,” ujarnya. (Mawid)


















