Pemdes Lubuk Tunjung Adakan Musdesus Serta Pembagian BLT DD dan Titik Nol
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Pemerintah Desa Lubuk Tunjung, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembetukan Koperasi Merah Putih sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden.
Koperasi Merah Putih adalah koperasi yang dibentuk di tingkat desa atau kelurahan sesuai instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025. Tujuannya mempercepat penguatan ekonomi desa melalui usaha kolektif berbasis kebutuhan lokal, seperti simpan pinjam, logistik, atau klinik desa.
Pada kesempatan ini Pemdes Lubuk Tunjung juga menyertai penyaluran Batuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama dan titik nol pembangunan fisik, Jumat, (9/5/2025).
Kepala desa Lubuk Tunjung, Harwani, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan Musdesus pembentukan Koperasi Merah Putih yang tujuannya tidak lain untuk kemajuan masyarakat.
Selain itu, Harwani juga mengatakan bahwa Pemdes Lubuk Tunjung telah melakukan penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa, dari Januari sampai Maret 2025.

“Alahmdulillah perosesnya berjalan dengan lancar, perlu diketahui bahwa pada tahun 2024 penerima BLT ada 41 KPM, namun tahun ini hanya ada 22 KPM, dengan jumlah bantuan Rp.900.000 per KPM selama tiga bulan,” ujar Harwani.
Di waktu yang sama, dirinya juga menyampaikan bahwa di tahun 2025 Pemdes Lubuk Tunjung hanya menganggarkan sebanyak 15 persen dari pagu Dana Desa, pungkas Kades.

Usai melakukan Musdesus pembaguan BLT DD, Pemdes bersama dengan Camat dan pendamping desa melaksanakan titik nol pra pembagunan fisik, yakni, pembangunan Drainase dengan pajang 692 meter dan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 116 meter dan lebar 2 meter.
Di tempat yang sama Camat SBI, Debi Jonson, menyampaikan bahwa pihaknya hadir dan menyaksikan proses Musdesus, Pembagian BLT DD dan titik nol pra pembangunan fisik.
Dalam kesempatan itu, Debi menyebutkan, pemangkasan anggaran bukan hanya terjadi di Desa Lubuk Tunjung saja, namun semua pemangkasan terjadi baik di tingkat Desa, Kabupaten hingga, Propinsi.
“Semua proses sudah dijalankan dengan baik, kita berharap masyarakat selalu menjaga keamanan dan ketertiban demi keberlangsungan kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya. (Mawid)


















