Beranda Rejang Lebong UPPKB PUT Siapkan Rest Area dan Posko Layanan bagi Pemudik Lebaran 2026
Rejang Lebong

UPPKB PUT Siapkan Rest Area dan Posko Layanan bagi Pemudik Lebaran 2026

Rejang Lebong, (Radar Lembak) –
Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Padang Ulak Tanding (PUT) BPTD Kelas III Provinsi Bengkulu yang berada di perbatasan Curup-Lubuk Linggau, tepatnya di Desa Tanjung Sanai I, Kabupaten Rejang Lebong, kembali disiapkan sebagai rest area bagi para pemudik selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan pada Minggu (15/3/2026).

Selain menjadi tempat peristirahatan, UPPKB PUT juga menyiapkan posko layanan bagi para pemudik yang melintas, khususnya pengemudi kendaraan yang menempuh perjalanan jauh dan membutuhkan tempat untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepala BPTD Kelas III Bengkulu, Dinda, S.E melalui Kepala UPPKB PUT, Rio Jangyo, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa keberadaan posko layanan dan rest area tersebut bertujuan untuk memberikan ruang istirahat yang layak bagi para pengemudi, terutama sopir angkutan barang yang melintasi jalur tersebut.

Menurutnya, fasilitas ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran arus lalu lintas serta upaya meningkatkan keselamatan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Posko layanan dan rest area ini kami siapkan untuk membantu para pengemudi agar dapat beristirahat dengan aman dan nyaman. Kami ingin memastikan mereka tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah yang bisa membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posko layanan yang disiapkan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti area parkir kendaraan, tempat istirahat sopir, toilet, serta ruang pelayanan informasi bagi pengendara yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Selain menyediakan fasilitas istirahat, petugas UPPKB juga tetap melakukan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas, khususnya terkait kepatuhan terhadap batas muatan kendaraan.

“Untuk mencegah kendaraan yang membawa muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL) yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, kami menyiagakan petugas secara bergantian selama 24 jam,” jelasnya.

Pengawasan tersebut juga bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur perbatasan Curup-Lubuk Linggau agar tidak terjadi kepadatan yang dapat memicu kemacetan selama masa mudik.

Rio berharap para sopir maupun pengemudi yang melintas dapat memanfaatkan rest area yang telah disiapkan untuk memulihkan kondisi fisik sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah di wilayah Sumatera.

“Keselamatan adalah yang utama. Jika merasa lelah, sebaiknya berhenti sejenak dan beristirahat di rest area yang telah kami siapkan,” pungkasnya. (Mawid)

Sebelumnya

Fauzi Amro Berangkatkan 20 Bus Mudik Gratis, Ribuan Warga Antusias Daftar

Selanjutnya

Program Mudik Gratis Fauzi Amro Disambut Haru di Lubuk Linggau, Seribu Perantau Akhirnya Pulang Kampung

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Radar Lembak
Alaku
Alaku