Bersama Anak Yatim di Ramadan, Fauzi Amro Tegaskan Keberlanjutan Program Sosial
Lubuk Linggau, (Radar Lembak) – Momentum Ramadan dimanfaatkan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, untuk memperkuat komitmen sosial melalui kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Posko SAFA, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Selasa (17/3/2026).
Sekitar 1.500 peserta hadir dalam kegiatan ini. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wujud kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayah Lubuk Linggau dan sekitarnya.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Lubuk Linggau yang juga Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, menyebut kegiatan tersebut sebagai agenda rutin yang konsisten dilakukan setiap tahun oleh Fauzi Amro.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian yang terus dijaga. Kehadiran beliau di tengah masyarakat selalu membawa manfaat,” ujar Rachmat.
Ia juga menyoroti program mudik gratis yang digagas Fauzi Amro. Program tersebut, kata dia, menunjukkan perkembangan signifikan, dari delapan bus pada 2025 menjadi 20 bus pada 2026, dengan jangkauan yang semakin luas hingga Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.
Dalam kesempatan itu, Fauzi Amro menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial selama Ramadan. Ia mengungkapkan, jumlah anak yatim yang telah terlibat dalam kegiatan serupa kini telah mencapai lebih dari 5.000 orang.
“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian. Ke depan, kegiatan ini akan terus kita tingkatkan, termasuk program mudik gratis yang ditargetkan bertambah hingga 40 bus,” ujarnya.
Selain itu, Fauzi juga memaparkan sejumlah rencana program sosial sepanjang 2026. Di antaranya pembangunan sumur bor untuk pondok pesantren di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara dengan target 40 titik.
Tak hanya itu, dukungan terhadap sektor pendidikan juga akan dilanjutkan melalui bantuan untuk TK, PAUD, mushala, dan masjid yang dijadwalkan mulai direalisasikan pada pertengahan tahun.
Fauzi menambahkan, bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) juga tetap menjadi prioritas dengan target sekitar 1.000 penerima.
“Harapannya, seluruh program ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan,” kata dia. (Mawid)





















