Jalan Kabupaten di Bukit Batu Rusak Parah, Anak Sekolah Kerap Terjatuh
Rejang Lebong, (Radar Lembak) – Kerusakan jalan milik Kabupaten Rejang Lebong di Desa Bukit Batu, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Provinsi Bengkulu, dikeluhkan masyarakat. Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintas.
Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rejang Lebong segera melakukan perbaikan agar aktivitas warga tidak terus terganggu.
Kerusakan jalan tersebut dirasakan berbagai kalangan, mulai dari siswa SD dan SMP, dewan guru, petani, hingga masyarakat setempat. Sedikitnya terdapat empat titik jalan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan yang sebelumnya beraspal kini di sejumlah titik hanya menyisakan tanah merah, debu, serta hamparan batu kerikil. Kondisi tersebut menyulitkan warga yang melintas, baik dengan berjalan kaki, menggunakan kendaraan roda dua, maupun mobil.
Kepala Desa Bukit Batu, M. Zulkopri, mengatakan bahwa warga, khususnya anak-anak sekolah, kerap terjatuh saat melewati jalan yang rusak tersebut.
Menurutnya, terdapat empat titik kerusakan yang cukup memprihatinkan, yakni di Tebing Kepala Desa, Tebing Senin Kamis, Tebing Darwin, dan Tebing Robek.
“Warga sudah sangat merasakan dampak kerusakan jalan ini. Anak-anak sekolah dan masyarakat yang melintas sering terjatuh karena kondisi jalan yang tidak layak,” ungkap Zulkopri.
Ia menjelaskan, pemerintah desa bersama masyarakat telah berulang kali berupaya memperbaiki jalan secara swadaya melalui kegiatan gotong royong. Bahkan, pengecoran menggunakan semen dan beton telah dilakukan hingga empat kali.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal karena jalan yang diperbaiki tidak mampu bertahan lama dan kembali mengalami kerusakan.
“Kami sudah empat kali mengecor jalan ini menggunakan semen dan beton. Namun, tidak bertahan lama, jalan kembali rusak,” ujarnya.
Zulkopri menambahkan, pihaknya juga telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong dari Daerah Pemilihan (Dapil) III serta Dinas PUPR. Meski demikian, hingga kini kondisi jalan di desanya masih membutuhkan penanganan.
Menurutnya, kondisi jalan sedikit lebih mudah dilalui ketika cuaca panas. Namun, saat hujan turun, jalan berpotensi menjadi becek dan licin sehingga semakin membahayakan pengguna jalan.
Sebagai kepala desa, Zulkopri berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut. Ia menegaskan, masyarakat tidak menuntut perbaikan besar-besaran, melainkan setidaknya dilakukan penambalan pada bagian jalan yang rusak parah.
“Kami tidak meminta terlalu banyak. Kalau bisa, jalan ini diperbaiki dengan cara tambal sulam saja terlebih dahulu. Setidaknya, kerusakan bisa berkurang dan risiko kecelakaan bagi warga yang beraktivitas dapat diminimalkan,” harapnya.
Keluhan juga disampaikan sejumlah anak sekolah dasar yang ditemui saat pulang sekolah. Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalan yang setiap hari mereka lewati.
“Pak Bupati, tolong perbaiki jalan kami. Jalan kami sudah rusak,” ujar sejumlah anak sekolah dengan polos.
Masyarakat berharap Dinas PUPR dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong segera meninjau kondisi jalan tersebut dan mengambil langkah perbaikan, sehingga akses transportasi warga kembali aman dan aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, tidak terus dibayangi risiko terjatuh akibat jalan rusak. (Mawid)


















